IKAPMI Breakthrough 2016 - Bekali Diri Dengan Berkah Guru




        Sebagai persiapan untuk para calon alumni atau santri kelas enam setelah lulus dari pesantren nanti. Para alumni dari berbagai daerah mengadakan kegiatan sosialisasi kampus. Acara ini dinamakan IKAPMI Breakhtrough (IBT 2016) dan acara ini bertempat di Basement Masjid Ummul Quro Al-Islami. Ini adalah yang ketiga kalinya acara ini diselenggarakan dan kali ini acara ini mengambil tema “Bekali diri dengan berkah guru”.
Acara ini berlangsung selama tiga hari, dimulai dari hari jumat, 22 Januari 2016 sampai hari Minggu, 24 Januari 2016. “Acara ini diadakan sebagai sarana bagi kalian untuk memilih dan menentukan mau melanjutkan kemana setelah lulus diwisuda nanti” Ujar Rukiantoro selaku wakil ketua pelaksana kegiatan ini.
Di hari pertama. Acara diawali pada pukul 13.00 dengan pemberian sambutan dari Kepala Madrasah Aliyah, Ustad Ahmad Hisyam Harliana, beliau menyebutkan IBT yang ke tiga ini sangat bermanfaat sekali bagi para calon alumni dalam menentukan tujuannya setelah Wisuda nanti, selanjutnya sambutan dari Ketua IKAPMI, Ustad Ahmad Zulfiqor dan dari ketua pelaksana yang diwakili oleh Rukiantoro.
Berikutnya panitia menampilkan video call dari para alumni yang kini sedang melanjutkan studinya di luar negeri, seperti Muallimin Al-Hafiz dari angkatan ke 13 yang kini sedang melanjutkan studinya di Turki, dan juga Afaf Amani dari angkatan ke 14 yang kini sedang melanjutkan studinya di Jerman. Setelah melakukan video call, santri kelas akhir diberikan sesi pertanyaan. Pertanyaan pertama di berikan kepada santri kelas akhir putra dia menanyakan tentang ‘bagaimana cara masuk dan apa saja yang harus dipersiapkan untuk melanjutkan study tour ke turki’. Ternyata banyak sekali jalan yang bisa ditempuh untuk melanjutkan study ke turki, pemerintah turki sekarang sangat membutuhkan mahasiswa-mahasiswa dari Indonesia.

Setelah break sejenak untuk melaksanakan sholat ashar. Acara dilanjutkan dengan pengisian soal Tes Potensi Akademik (TPA) yang diberikan oleh panitia. TPA ini sabgat berguna untuk mengukur kemampuan kinerja otak. TPA ini biasanya diadakan sebagai syarat masukkebanyakan perguruan tinggi di Indonesia. Tujuan diadakan TPA di IBT ini agar para calon alumni tidak kaget terhadap tes yang akan mereka lakukan setelah lulus nanti.
Acara disambung pada malam harinya dengan pemberian materi dan motivasi yang berhubungan dengan tema kegiatan kali ini yang dinarasumberi oleh Ustad Ridwansyah, Alumni ketiga yang saat ini menjadi pengasuh Pesantren Tarbiyatul Huda.
Di hari kedua, para peserta dibekali dengan sosialisasi kampus oleh IKAPMI yang ada di beberapa regional seperti IKAPMI Bandung, Jogjakarta, Jakarta dan regional yang lainnya. Pada sesi ini, peserta ditawarkan beberapa pilihan Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta yang ada di Indonesia ini. Disamping itu, para peserta juga dibekali dengan informasi jalur kuliah beserta tangal dan waktunya seperti jalur SNMPTN, SBMPTN dan jalur yang lainnya.
Selanjutnya adalah pengunjungan Stand IKAPMI dari beberapa daerah. Untuk putri diberikan waktu pada sore hari sampai sebelum Isya dan untuk putra diberi waktu dari setelah Shalat Isya hingga pukul 22.00. di sesi ini, para peserta bisa bertanya langsung ke alumni tentang cara masuk perguruan tinggi beserta dengan semua yang berhubungan dengan dunia perkuliahan. Antusiasme peserta terlihat dalam acara ini dengan banyaknya peserta yang mengajukan pertanyaan kepada alumni baik secara individual maupun secara bersamaan.
Di hari terakhir, merupakan sesi untuk para peserta yang tidak ingin meneruskan studinya ke perguruan tinggi. Sesi pertama pada hari ini adalah pembekalan untuk para peserta yang ingin melanjutkan studinya ke pesantren salafi. Sesi ini diisi oleh Ustad Andi, Alumni ketiga yang kini sudah mendirikan pesantren Al-Falah di Bandar Lampung. Beliau menyampaikan bahwa kendala yang sering terjadi saat hendak masuk ke pesantren salafi adalah masa transisi dan adaptasi dari modernisasi pesantren uqi menuju salafi yang terkadag susah bagi sebagian alumni.
Sesi selanjutnya adalah pengenalan dunia Enterpreneurship atau bisnis yang diisi oleh Heru Setiawan, Alumni angkatan ke-14 yang kini tengan melanjutkan studinya di UII Jogjakarta. Di sesi ini ia menceritakan pengalamannya dalam menjalankan bisnis angkringannya yang saat ini sudah berkembang dan sudah memiliki beberapa karyawan dan disini ia memberikan saran-sarannya kepada para peserta yang hadir untuk memulai menjalankan bisnis kecil-kecilan.
Acara terakhir adalah pemberian testimoni dari peserta yang diwakili oleh Abdul Haddad dari putra dan Ulfah Utami dari putri. Selanjutnya adalah pembagian hadiah bagi para peserta terbaik dalam acara ini, dan yang menjadi peserta terbaik adalah Haikal Fathurrizqi dari putra dan Dwi Kurnia dari putri.
Acara ini ditutup pada pukul 12.00 dengan musafahah atau salam-salaman antara para peserta dari kelas akhir dengan para alumni. Acara ini diharapkan bisa menjadi sarana bagi para calon alumni agar bisa memilih dan menentukan mau kemana setelah lulus diwisuda nanti.
Nasirudin Sabiq & Faqih Ramdhani A
Previous
Next Post »
Comments
0 Comments
0 Komentar